Spanyol Sukses di Euro 2024 karena Paling Bersinar Saat Piala Euro

Donaueschingen – Spanyol tampil meyakinkan untuk menjejak semifinal Euro 2024. Marc Cucurella percaya, Spanyol diuntungkan karena kurang diunggulkan sebelum turnamen.

Pada mulanya La Roja tidak diperhitungkan dibandingkan tim-tim macam Prancis, Inggris, Portugal, dan tuan rumah Jerman. Namun, di antara tim-tim yang sudah disebut Spanyol justru paling berkilau.

Di bawah arahan Luis de la Fuente, Spanyol meraup 100 persen kemenangan sejak fase grup. Cucurella dkk kemudian menggasak Georgia 4-1 di babak 16 besar, sebelum mempermalukan Jerman 1-2 di perempatfinal sepanjang 120 menit.

Spanyol kini menjejak semifinal Piala Eropa kedua berturut-turut setelah dijegal Italia pada edisi sebelumnya. Selanjutnya, Spanyol akan berhadapan dengan Prancis untuk memperebutkan satu tempat di final pada Rabu (10/7) dinihari WIB.

Cucurella mengungkapkan, status underdog dan pendekatan nothing to lose menjadi salah satu kunci sukses Spanyol. “Dalam dunia sepak bola, Spanyol sudah lama dihormati, karena bagaimana cara kami bermain, dan para pemain yang kami miliki, tapi mungkin masuk [ke Euro 2024] sebagai tim yang kurang diunggulkan membantu kami,” kata dia diwartakan ESPN.

“Kami memulai dengan keyakinan nothing to lose. Sekarang keyakinan itu telah tumbuh dan kami berada di momen penting turnamen ini,” sambung pemain Chelsea itu.

“Aku tahu kami memiliki tim yang hebat, yang telah terbukti. Kami telah berjuang keras untuk berada di sini dan sekarang kami membutuhkan satu upaya besar terakhir. Dua langkah lagi,” lugas Cucurella jelang Spanyol vs Prancis.

Inggris Sangat, Sangat, Sangat Beruntung di Euro 2024

Dusseldorf – Melajunya Inggris ke semifinal Euro 2024 dinilai bukan karena kualitasnya. The Three Lions disebut cuma beruntung.

Hal itu diutarakan Jamie Carragher, dalam kolomnya di Telegraph. Ia menyebut keberhasilan Inggris ke semifinal Euro 2024 cuma karena keberuntungan.

Inggris, dalam kolom Carragher, dinilai tidak sebanding dengan Prancis di Euro 2000 atau Spanyol dalam edisi Euro 2008 dan 2012. Harry Kane dkk kini cuma dianggap setara dengan Yunani pada 2004 dan Portugal di 2016.

Pada Euro 2004, Yunani menjadi juara meski tidak diunggulkan. Begitu juga dengan Portugal pada Euro 2016, dengan Ronaldo dkk juga bisa mengangkat trofi meski tidak menjadi favorit.

“Beberapa tim hebat telah mencatatkan sejarah di Kejuaraan Eropa. Terlepas dari apakah mereka memberikan kesuksesan akhir sejak saat ini, tim Inggris ini tidak akan dikenang sebagai salah satu dari mereka,’ tulis Carragher dalam kolomnya di The Telegraph.

“Jika Anda memikirkan pemenang di level elit, Prancis pada tahun 2000 atau Spanyol pada tahun 2008 dan 2012 masih segar dalam ingatan saya.

“Jika Inggris melakukan yang terbaik, mereka tidak akan mendapat tempat di deretan tersebut. Apa yang kita saksikan akan sebanding dengan kemenangan Yunani pada tahun 2004 dan Portugal pada tahun 2016, ketika serangkaian penampilan mengecewakan menghasilkan kesuksesan yang mustahil,” tulis Jamie Carragher.

Di Euro 2024, Inggris memang tampil kurang meyakinkan. Mereka hanya meraih sekali kemenangan di fase grup yang berisi Denmark, Slovenia, dan Albania.

Kemudian di 16 besar, Inggris susah payah melawan Slovakia usai bermain 120 menit. Di perempatfinal, Minggu (7/7/2024) dini hari WIB, anak asuh Gareth Southgate menang adu penalti lawan Swiss.

“Seperti halnya dengan Portugal delapan tahun lalu, Inggris menentang logika sepakbola untuk tetap menjadi bahan pembicaraan. Sangat tidak biasa bagi negara kuat untuk bermain buruk secara konsisten di turnamen besar dan mencapai semifinal,’ tambah Carragher.

“Kita tidak bisa lari dari kenyataan. Kita tidak bisa menutupinya dengan cara lain. Inggris sangat beruntung, pertama melawan Slovakia dan sekarang Swiss. Mereka lolos ke empat besar meski tampil bagus, bukan karena inilah mereka,” sindir Carragher.

Di semifinal, Inggris akan melawan Belanda. Pemenangnya akan menantang pemenang Spanyol vs Prancis di final Euro 2024, 15 Juli mendatang.

Pertama Kalinya untuk Timnas Inggris: Tuntaskan Adu Penalti 5/5 di Turnamen Internasional Level Top!

Timnas Inggris mencetak sejarah baru ketika menyingkirkan Swiss di babak perempat final Euro 2024. Inggris menuntaskan lima kesempatan di babak adu penalti dengan sempurna, menang dengan skor 5-3.

Sabtu 6 Juli 2024, pertandingan di Dusseldorf Arena memang diprediksi bakal berlangsung sengit. Inggris yang tampil pas-pasan sejak fase grup harus berhadapan dengan Swiss, tim kejutan di Piala Eropa 2024.

Laga lebih banyak terkunci di lini tengah. Kedua tim bermain di level yang setara. Swiss sempat unggul lebih dahulu lewat aksi Breel Embolo (75′) tapi Inggris dengan cepat menyamakan kedudukan melalui Bukayo Saka (80).

Skor 1-1 bertahan hingga akhir 90 menit. Babak tambahan dua kali 30 menit juga tidak menemukan gol penentu. Laga dilanjutkan ke babak adu penalti, Inggris pun keluar sebagai pemenang dengan skor 5-3.

5 Eksekutor Penalti Berhasil

Adu penalti di Euro bukan perkara mudah bagi Inggris. Di Euro 2020 lalu, mereka harus gigit jari di final setelah kalah adu penalti dari Prancis. Skuad top Gareth Southgate gagal jadi juara.

Kini, Inggris tampaknya sudah belajar dari pengalaman-pengalaman pahit sebelumnya. Lawan Swiss tadi, lima eksekutor penalti Inggris berhasil menuntaskan tugasnya dengan sempurna. Semua jadi gol.

Cole Palmer jadi penendang pertama dan berhasil mencetak gol pertama yang sangat penting. Selanjutnya, Jude Bellingham, Bukayo Saka, dan Ivan Toney juga berhasil mencetak gol. Di kesempatan kelima, Trent Alexander-Arnold juga mencetak gol dan mengunci kemenangan Inggris.

Rekor Baru untuk Timnas Inggris

Menuntaskan lima kesempatan di babak adu penalti ternyata tidak semudah itu bagi Inggris. Menurut catatan Squawka, ini pertama kalinya dalam sejarah Inggris di turnamen internasional level top, bahwa mereka berhasil memenangi adu penalti dengan menuntaskan lima kesempatan pertama.

Jadi, dalam kesempatan adu penalti sebelum-sebelumnya, selalu ada penendang penalti Inggris yang gagal dalam lima line-up pertama. Kini catatan buruk itu dipatahkan. Skuad Southgate pun secara dramatis berhasil lolos ke semifinal.

Rapor Pemain Inggris Saat Singkirkan Swiss dari Euro 2024: Duel Bellingham-Foden Oke, Saka Sang Pahlawan!

Momen tembakan Bukayo Saka yang berbuah gol di laga Inggris vs Swiss, Euro 2024 (c)

Jamgoal.coRapor pemain Inggris saat menyingkirkan Swiss dari Euro 2024, Sabtu 6 Juli 2024. Kali ini, pasukan Gareth Southgate membungkus kemenangan 5-3 di babak adu penalti.

Pertandingan di Dusseldorf Arena memang diprediksi bakal berlangsung sengit. Inggris yang tampil pas-pasan sejak fase grup harus berhadapan dengan Swiss, tim kejutan di Piala Eropa 2024.

Laga lebih banyak terkunci di lini tengah. Kedua tim bermain di level yang setara. Swiss sempat unggul lebih dahulu lewat aksi Breel Embolo (75′) tapi Inggris dengan cepat menyamakan kedudukan melalui Bukayo Saka (80).

Skor 1-1 bertahan hingga akhir 90 menit. Babak tambahan dua kali 30 menit juga tidak menemukan gol penentu. Laga dilanjutkan ke babak adu penalti, Inggris pun keluar sebagai pemenang dengan skor 5-3.

Kemenangan ini mengantar Inggris ke babak semifinal Euro 2024. The Three Lions bakal berhadapan dengan pemenang laga Belanda vs Turki. Artinya, pemain seperti Saka, Bellingham, dan Kane kembali diharapkan bisa jadi penentu.

Kali ini, performa apik Bukayo Saka jadi sorotan utama dalam rapor pemain Inggris saat menyingkirkan Swiss di babak 8 besar Euro 2024.

Duet Bellingham-Foden, Saka Man of the Match

Selebrasi gol Bukayo Saka pada laga Inggris vs Swiss di 8 Besar Euro 2024 (c)

Inggris mungkin tidak menyuguhkan level permainan terbaiknya. Meski begitu, sejumlah pemain Inggris tampil di level top di pertandingan ini.

Kunci permainan Inggris ada di lini tengah. Duet Rice dan Mainoo solid. Banyak serangan Swiss yang terhenti di kaki dua pemain ini. Kombinasi tiga bek tengah Inggris juga main apik, mungkin hanya Konsa yang sedikit kesulitan.

Sentuhan paling menarik dari formasi Inggris kali ini adalah duet Bellingham dan Foden yang mengisi ruang di belakang striker. Alih-alih mencadangkan salah satu, Southgate justru memainkan keduanya berbarengan.

Hasilnya ternyata sangat baik. Bellingham dan Foden sering membuat kerja sama apik untuk membuka peluang atau melepas percobaan tembakan sendiri.

Lebih lanjut, pemain terbaik Inggris di laga ini adalah Bukayo Saka. Winger Arsenal itu mencetak gol penyeimbang di waktu normal. Saka juga mengeksekusi bola dengan baik di babak adu penalti.

Yuk cek rapor pemain Inggris saat kalahkan Swiss di babak 8 besar Euro 2024 selengkapnya.

Rapor Pemain Inggris vs Swiss – 8 Besar Euro 2024

Jude Bellingham ditempel lawan di laga Inggris vs Swiss, Euro 2024 (c)

Starting XI   

Pickford – 6,6
Konsa – 6,9
Stones – 7,1
Walker – 7,6
Trippier – 6,9
Rice – 8,1
Mainoo – 7,3
Saka – 8,3
Bellingham – 7,5
Foden – 7,4
Kane – 6,3

Pemain pengganti   

Shaw – 6,3
Eze – 6,4
Palmer – 6,3
Toney – 5,9
Alexander Arnold – ?

Babak Adu Penalti

Bek Inggris Trent Alexander-Arnold menjebol gawang Swiss di perempat final Euro 2024 di Dusseldorf Arena, Sabtu (06/7/2024). (c)

Palmer gol! Inggris 1-0 Swiss
Akanji gagal! Inggris 1-0 Swiss
Bellingham gol! Inggris 2-0 Swiss
Schar gol! Inggris 2-1 Swiss
Saka gol! Inggris 3-1 Swiss
Shaqiri gol! Inggris 3-2 Swiss
Toney gol! Inggris 4-2 Swiss
Amdouni gol! Inggris 4-3 Swiss
Alexander-Arnold gol! Inggris 5-3 Swiss

Statistik Pertandingan Inggris vs Swiss

Tembakan: 13 – 11
Tembakan tepat sasaran: 3 – 3
Penguasaan bola: 52% – 48%
Operan: 670 – 622
Akurasi operan: 91% – 91%
Pelanggaran: 8 – 13
Kartu kuning: 1 – 2
Kartu merah: 0 – 0
Offside: 3 – 0
Tendangan sudut: 4 – 3

Susunan Pemain

INGGRIS (3-4-2-1): Pickford; Konsa (78′ Palmer), Stones, Walker; Rice, Mainoo (78′ Shaw), Saka, Trippier (78′ Eze); Foden (115′ Alexander-Arnold), Bellingham; Kane (109′ Toney)

Pelatih: Gareth Southgate

SWISS (3-4-2-1): Sommer; Ricardo, Akanji, Schar; Aebischer (118′ Sierro), Xhaka, Freuler (118′ Amdouni), Ndoye (98′ Zakaria); Vargas (64′ Widmer), Rieder (64′ Zuber); Embolo (109′ Shaqiri)

Terpisah EURO dan Copa America 2024, Messi dan Ronaldo Kompak Jalani Kutukan Serupa

Dua megabintang sepak bola, Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo, kompak menjalani kutukan serupa meski terpisah Euro 2024 dan Copa America 2024.

Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo tidak bisa lari dari kondisi usia keduanya yang tidak lagi masuk masa keemasan.

Baik di level klub maupun tim nasional, keduanya masih menjadi andalan.

Performa yang masih konsisten di level klub membuat mereka masih mendapat panggilan dari tim nasional.

Timnas Argentina masih memanggil Lionel Messi yang berusia 36 tahun.

Hal serupa dilakukan oleh Timnas Portugal yang masih memercayai Cristiano Ronaldo.

Saat menjalani Euro 2024, Ronaldo sudah berusia 39 tahun dan menjadi salah satu pemain tertua.

Kedua tim nasional pun masih memercayai jabatan kapten untuk dua megabintang ini.

Kehadiran para pemain senior memang bisa memberikan motivasi lebih bagi juniornya.

Kata Gareth Southgate, Inggris Main di Euro 2024 untuk Jadi Juara!

jamgoal.coPerforma Timnas Inggris di Euro 2024 sejauh ini masih belum cukup memuaskan. Inggris disebut-sebut sebagai calon juara, tapi mereka justru tampil sangat buruk di tiga laga fase grup.

Di antara 24 tim peserta Euro 2024, Inggris layak disebut sebagai tim dengan skuad terbaik. Gareth Southgate punya banyak pemain top mulai dari lini belakang hingga lini depan.

Nahasnya, permainan Inggris justru sangat mengecewakan. Memang mereka keluar sebagai juara Grup C dengan torehan 5 poin, tapi tidak ada yang bisa dibanggakan dari itu.

Grup C Euro 2024 layak dinobatkan sebagai grup paling membosankan di Euro 2024. Semua laga fase grup sudah beres dimainkan dan total hanya ada 7 gol tercipta dalam 6 pertandingan. Inggris jadi satu-satunya tim yang meraih kemenangan.

Absen di Fase Grup, Luke Shaw Siap Bela Timnas Inggris Kontra Slovakia?
Jelang Laga Jerman vs Denmark, Eriksen Tahu Timnya Dianggap Sudah Kalah

Inggris siap hadapi Slovakia

Inggris, yang disebut-sebut sebagai tim favorit juara, ternyata justru tampil sangat mengecewakan di fase grup. Baru dua gol dicetak Inggris, satu dari Jude Bellingham, satu dari Harry Kane.

Inggris baru satu kali menang dan dua kali imbang. Beruntung mereka lolos ke fase gugur dan tergabung di bagan Euro 2024 yang relatif lebih ringan.

Di babak 16 besar Euro 2024 nanti, Inggris akan menghadapi Slovakia. Memang bukan lawan mudah, tapi masih lebih ringan dibandingkan dengan calon lawan lainnya.

“Slovakia bermain dengan garis tekanan tinggi, mereka sangat agresif saat bertahan, dan Anda harus mencari cara untuk membongkar tekanan mereka. Jadi ini bakal jadi ujian yang paling berat,” ujar Southgate.

Sudah Lolos Grup, Sekarang Bidik Juara

Inggris boleh disebut beruntung di fase grup, tapi kini situasinya berbeda. Mereka harus benar-benar main bagus di fase gugur. Gareth Southgate harus segera memperbaiki kesalahan timnya.

“Kami harus menemukan level permainan yang lebih baik dan kami percaya kami bisa. Kami datang ke sini tidak hanya untuk lolos dari fase grup,” sambung Southgate.

“Kami datang ke sini untuk mencoba jadi juara dan kami harus bermain di level yang cukup tinggi untuk mengalahkan lawan yang sangat kuat,” tandasnya.

Dua Tugas Kobbie Mainoo dari Gareth Southgate: Siap Jadi Starter untuk Inggris?

jamgoal.coKobbie Mainoo dianggap layak mendapatkan kesempatan lebih untuk jadi starter Timnas Inggris di pertandingan Euro 2024 berikutnya. Mainoo mulai membuktikan kualitasnya meski baru tampil beberapa menit.

Di laga terakhir Grup C Piala Eropa 2024 lalu, laga kontra Slovenia, Gareth Southgate memasukkan Mainoo sebagai pemain pengganti di babak kedua. Keputusan tepat, Inggris bermain jauh lebih baik dan lebih agresif.

Mainoo turun di awal babak kedua. Gelandang muda berbakat milik Manchester United ini memang memiliki kemampuan dan gaya main yang dibutuhkan tim.

Saat itu, sebelum Mainoo masuk ke lapangan, Southgate sempat menariknya ke tepian untuk berbicara langsung, kemungkinan soal taktik dan instruksi untuk Mainoo. Apa itu?

Dua tugas Mainoo dari Southgate

Menurunkan pemain muda berbakat seperti Mainoo tentu jadi keputusan besar dari Southgate. Apalagi, penampilan Mainoo terbukti apik, bahkan kehadirannya di lapangan sangat membantu tim.

Karena itulah muncul desakan dari fans untuk menurunkan Mainoo sebagai starter di pertandingan berikutnya. Inggris membutuhkan gelandang yang bisa mengontrol lini tengah.

Nah yang menarik, baru-baru ini Mainoo membocorkan instruksi Southgate ketika dia bersipa masuk ke lapangan di pertandingan yang lalu. Ada dua hal yang ditekankan Southgate.

“Dia meminta saya untuk menghubungkan permainan tim dan untuk saya menyuguhkan permainan saya,” ujar Mainoo.

“Saya kira saya main cukup bagus. Saya coba mendapatkan bola, mencoba mengalirkan bola, mengontrol pertandingan, dan menghubungkan permainan semaksimal mungkin,” tandasnya.

Jadwal 16 Besar Euro 2024

Kompetisi: Euro 2024 – Babak 16 Besar
Pertandingan: Inggris vs Slovakia
Stadion: Veltins-Arena (Arena AufSchalke)
Hari, tanggal: Minggu, 30 Juni 2024
Jam: 23.00 WIB
Siaran langsung: RCTI
Live streaming: Vision+

Pertandingan Euro 2024 dapat disaksikan melalui stasiun televisi RCTI, MNC TV, dan iNews TV. Sementara itu, live streaming Euro 2024 di Vision+ bisa dinikmati dengan berlangganan paket Euro 2024.

Prediksi Euro: Prancis vs Polandia 25 Juni 2024

Timnas Prancis dan Timnas Polandia akan berjumpa di Signal Iduna Park (BVB Stadion Dortmund) pada matchday terakhir Grup D Euro 2024. Pertandingan Prancis vs Polandia ini akan kick-off Selasa, 25 Juni 2024, 23:00 WIB.

Prancis memiliki empat poin di peringkat dua, sama dengan Belanda, unggul satu poin atas Austria. Polandia tanpa poin di peringkat terbawah.

Pada laga pertama, Prancis menang tipis 1-0 atas Austria berkat gol bunuh diri pemain lawan. Pada laga kedua, di mana striker dan kapten Kylian Mbappe dicadangkan usai mengalami cedera patah hidung saat lawan Austria, Prancis bermain imbang 0-0 dengan Belanda.

Sementara itu, Polandia melalui dua laga pertamanya dengan kekalahan. Polandia kalah 1-2 dari Belanda, kemudian kalah 1-3 dari Austria. Adam Buksa mencetak satu gol ke gawang Belanda, lalu Krzysztof Piatek menyarangkan satu gol kontra Austria.

Prancis hanya butuh hasil imbang untuk memastikan diri finis di dua besar dan lolos ke fase selanjutnya. Sebaliknya, Polandia sudah tak punya harapan. Robert Lewandowski dan kawan-kawan telah menjadi pihak pertama yang tersingkir dari kejuaraan.

Prediksi Starting XI Prancis vs Polandia

France vs Poland Prediction: Euro 2024 Match Preview | The Analyst

Prancis (4-3-3): Maignan; Kounde, Upamecano, Saliba, Hernandez; Kante, Tchouameni, Rabiot; Dembele, Mbappe, Griezmann.

Pelatih: Didier Deschamps.

Polandia (3-4-1-2): Szczesny; Bednarek, Dawidowicz, Kiwior; Frankowski, Slisz, Piotrowski, Zalewski; Zielinski; Lewandowski, Piatek.

Pelatih: Michal Probierz.

Head to Head Prancis vs Polandia

Euro 2024: Netherlands Vs France, Les Bleus Has A Good Trend Although Maybe Without Mbappe

5 Pertemuan terakhir
04/12/22 Prancis 3-1 Polandia (Piala Dunia)
10/06/11 Polandia 0-1 Prancis (Friendly)
18/11/04 Prancis 0-0 Polandia (Friendly)
23/02/00 Prancis 1-0 Polandia (Friendly)
17/08/95 Prancis 1-1 Polandia (Kualifikasi Euro).

5 pertandingan terakhir Prancis (M-M-S-M-S)
27/03/24 Prancis 3-2 Chile (Friendly)
06/06/24 Prancis 3-0 Luksemburg (Friendly)
10/06/24 Prancis 0-0 Kanada (Friendly)
18/06/24 Austria 0-1 Prancis (Euro)
22/06/24 Belanda 0-0 Prancis (Euro).

5 pertandingan terakhir Polandia (S-M-M-K-K)
27/03/24 Wales 0-0 Polandia (Kualifikasi Euro)
08/06/24 Polandia 3-1 Ukraina (Friendly)
11/06/24 Polandia 2-1 Turki (Friendly)
16/06/24 Polandia 1-2 Belanda (Euro)
21/06/24 Polandia 1-3 Austria (Euro).

Statistik dan Prediksi Skor Prancis vs Polandia

Hasil Playoff Kualifikasi Euro 2024: Polandia Bantai Estonia, Wales Gilas Finlandia

  • Prancis tak terkalahkan dalam 8 laga terakhir vs Polandia (M4 S4 K0).
  • Prancis 5 kali clean sheet dalam 8 laga terakhir vs Polandia.
  • Prancis selalu clean sheet dalam 2 laga terakhir di putaran utama Euro.
  • Prancis cuma kalah 2 kali dalam 16 laga terakhir (M11 S3 K2).
  • Prancis selalu clean sheet dalam 4 laga terakhir.
  • Tak termasuk adu penalti, Polandia tanpa kemenangan dalam 7 laga terakhir di putaran utama Euro (M0 S3 K4).
  • Polandia selalu kebobolan minimal 2 gol dalam 4 dari 5 laga terakhir di putaran utama Euro.
  • Polandia cuma menang 4 kali dalam 9 laga terakhir (M4 S3 K2).

Prediksi skor akhir: Prancis 2-0 Polandia.

Jadwal, Siaran Langsung, dan Live Streaming Euro 2024 Prancis vs Polandia

Euro 2024 Power Rankings GFX

Kompetisi: Euro 2024
Pertandingan: Prancis vs Polandia
Stadion: Signal Iduna Park (BVB Stadion Dortmund)
Hari, tanggal: Selasa, 25 Juni 2024
Jam: 23.00 WIB
Siaran langsung: RCTI
Live streaming: Vision+

Pertandingan Euro 2024 dapat disaksikan melalui stasiun televisi RCTI, MNC TV, dan iNews TV. Sementara itu, live streaming Euro 2024 di Vision+ bisa dinikmati dengan berlangganan paket Euro 2024.

Hasil dan Jadwal Euro 2024 Grup D

16 Juni 2024, 20:00 WIB Polandia 1-2 Belanda – Volksparkstadion, Hamburg
Gol: Adam Buksa 16 – Cody Gakpo 29, Wout Weghorst 83
18 Juni 2024, 02:00 WIB Austria 0-1 Prancis – Dusseldorf Arena, Dusseldorf
Gol: Maximilian Wober 38 (gol bunuh diri)

21 Juni 2024, 23:00 WIB Polandia 1-3 Austria – Olympiastadion, Berlin
Gol: Krzysztof Piatek 30 – Gernot Trauner 9, Christoph Baumgartner 66, Marko Arnautovic 78 (penalti)
22 Juni 2024, 02:00 WIB Belanda 0-0 Prancis – Leipzig Stadium, Leipzig

25 Juni 2024, 23:00 WIB Belanda vs Austria – Olympiastadion, Berlin
25 Juni 2024, 23:00 WIB Prancis vs Polandia – BVB Stadion Dortmund, Dortmund

Jadwal Euro 2024 Hari Ini, Selasa 25 Juni 2024: Kroasia vs Italia

Berikut jadwal pertandingan antara Timnas Kroasia vs Timnas Italia di Euro 2024 pada hari Selasa, 25 Juni 2024.

Pertandingan Kroasia vs Italia ini merupakan pertandingan matchday 3 Grup B Piala Eropa 2024. Laga ini bakal digelar di Red Bull Arena pada pukul 02.00 WIB.

Italia sekarang cuma berada di peringkat kedua klasemen Grup B Euro 2024. Mereka baru mengemas tiga angka dari dua laga.

Italia tentu berharap untuk menang di laga lawan Kroasia ini. Kemenangan jelas akan membuat mereka mendapat tiket ke babak 16 besar dengan status runner-up.

Sementara itu Kroasia ada di posisi keempat dengan koleksi satu poin saja. Mereka tentu berharap bisa menang atas Italia. Jika mendapat tiga angka ada kans mereka finis di posisi kedua atau mungkin di peringkat tiga, dengan catatan Albania gagal menang atas Spanyol.

Kroasia sendiri punya catatan pertemuan yang cukup apik dengan italia. Dari lima bentrokan terakhir, mereka menang dua kali dan imbang tiga kali.

Prediksi Susunan Pemain Kroasia vs Italia

Kroasia (4-3-3): Livakovic; Juranovic, Sutalo, Gvardiol, Perisic; Modric, Brozovic, Kovacic; Majer, Budimir, Kramaric.

Pelatih: Zlatko Dalic.

Italia (4-3-3): Donnarumma; Darmian, Bastoni, Calafiori, Dimarco; Frattesi, Jorginho, Barella; Chiesa, Scamacca, Pellegrini.

Pelatih: Luciano Spalletti.

Head to Head Kroasia vs Italia

5 Pertemuan terakhir
13/06/15 Kroasia 1-1 Italia (Kualifikasi Euro)
17/11/14 Italia 1-1 Kroasia (Kualifikasi Euro)
14/06/12 Italia 1-1 Kroasia (Euro)
17/08/06 Italia 0-2 Kroasia (Friendly)
08/06/02 Italia 1-2 Kroasia (Piala Dunia).

5 pertandingan terakhir Kroasia (M-M-M-K-S)
27/03/24 Mesir 2-4 Kroasia (Friendly)
04/06/24 Kroasia 3-0 Makedonia Utara (Friendly)
08/06/24 Portugal 1-2 Kroasia (Friendly)
15/06/24 Spanyol 3-0 Kroasia (Euro)
19/06/24 Kroasia 2-2 Albania (Euro).

5 pertandingan terakhir Italia (M-S-M-M-K)
25/03/24 Ekuador 0-2 Italia (Friendly)
05/06/24 Italia 0-0 Turki (Friendly)
10/06/24 Italia 1-0 Bosnia (Friendly)
16/06/24 Italia 2-1 Albania (Euro)
21/06/24 Spanyol 1-0 Italia (Euro).

Jadwal dan Link Live Streaming Euro 2024 Kroasia vs Italia

Kompetisi: Euro 2024

Pertandingan: Kroasia vs Italia

Stadion: Red Bull Arena

Hari: Selasa, 25 Juni 2024

Kickoff: 02.00 WIB

Siaran langsung: RCTI

Live streaming: Vision+

Link Streaming: https://www.visionplus.id/webclient/#/info/STND8338055664005613?delivery=DLVY8348161742006389&type=LTV&pageId=1970

Pertandingan Euro 2024 dapat disaksikan melalui stasiun televisi RCTI, MNC TV, dan iNews TV. Sementara itu, live streaming Euro 2024 di Vision+ bisa dinikmati dengan berlangganan paket Euro 2024.

Hasil Euro 2024 Kroasia vs Italia: Skor 1-1

Italia berhasil memaksakan hasil imbang 1-1 dengan Kroasia dalam duel matchday terakhir Grup B Euro 2024. Pasukan Luciano Spalletti hampir menelan kekalahan pahit, beruntung bisa mencetak gol penyeimbang di ujung laga.

Selasa, 25 Juni 2024 dini hari WIB, laga di Leipzig Stadium ini jadi laga penentu lolos ke babak 16 besar. Italia wajib menang untuk lolos, demikian pula dengan Kroasia.

Kali ini, Kroasia akhirnya menyuguhkan permainan terbaiknya sejak awal turnamen. Luka Modric mencetak gol pembuka di menit ke-55. Kemenangan sudah di depan mata, tapi kemudian Mattia Zaccagni menemukan gol penyeimbang untuk Italia di menit ke-90+8.

Hasil imbang 1-1 ini menguntungkan Italia yang dipastikan finis sebagai runner-up Grup B dengan 4 poin. Italia lolos ke babak 16 besar, sementara Kroasia harus menunggu nasib di klasemen peringkat tiga terbaik.

Babak pertama

Duel antarpemain di laga Kroasia vs Italia, Euro 2024 (c) AP Photo/Ebrahim NorooziPertandingan dimulai langsung dengan tempo tinggi. Kroasia dan Italia coba mengejar gol cepat. 15 menit pertama berlalu dengan cepat. Bola lebih banyak berputar di lini tengah.

Kroasia mendapatkan peluang lewat tembakan jarak jauh Sucic, tapi Donnarumma masih bisa menghentikan bola. Setelahnya, giliran Italia yang bangkit menyerang.

30 menit laga berjalan. Meski tidak banyak membawa bola, Spalletti justru lebih efektif memasuki sepertiga akhir pertahanan Kroasia. Laga masih berlangsung ketat.

Hingga akhir 45 menit pertama, peluang terbaik Italia datang lewat sundulan Bastoni di tiang jauh, tapi bola masih bisa diamankan Livakovic lewat penyelamatan impresif. Skor 0-0.

Babak kedua

Aksi Josko Gvardiol di laga Kroasia vs Italia, Euro 2024 (c) AP Photo/Sunday AlambaMasuk ke babak kedua, Kroasia justru langsung menggempur Italia. Pertahanan Italia harus bekerja keras menghentikan serangan-serangan lawan. Italia tampak kesulitan.

Menit ke-52, Kroasia mendapatkan hadiah penalti, handball Frattesi. Awalnya wasit bergeming, tapi VAR mengintervensi. Modric lantas maju sebagai algojo dan gagal! Tembakan Modric bisa ditebak Donnarumma. Skor 0-0.

Menit ke-55, Modric langsung membayar kesalahannya. Tembakan Budimir ditepis Donnarumma, tapi bola muntah ke jalur lari Modric yang langsung menembak keras ke gawang lawan. Gol! Kroasia 1-0 Italia.

Laga terkunci hingga memasuki 10 menit akhir pertandingan. Menit ke-90+8, Italia akhirnya mencetak gol penyeimbang yang ditunggu-tunggu. Umpan Calafiori dituntaskan sepakan first time Zaccagni dari dalam kotak penalti. Gol! Kroasia 1-1 Italia.

Statistik pertandingan Kroasia vs Italia

Tembakan: 6 – 13
Tembakan tepat sasaran: 4 – 3
Penguasaan bola: 46% – 54%
Operan: 508 – 568
Akurasi operan: 88% – 85%
Pelanggaran: 18 – 6
Kartu kuning: 6 – 2
Kartu merah: 0 – 0
Offside: 0 – 2
Tendangan sudut: 2 – 11

Susunan pemain

KROASIA (4-3-3): Livakovic; Gvardiol, Pongracic, Sutalo, Stanisic; Kovacic (70′ Ivanusec), Brozovic, Modric (80′ Majer); Sucic (70′ Perisic), Pasalic (46′ Budimir), Kramaric (90′ Juranovic)

Pelatih: Zlatko Dalic

ITALIA (3-4-1-2): Donnarumma; Calafiori, Bastoni, Darmian (81′ Zaccagni); Dimarco (57′ Chiesa), Jorginho (81′ Fagioli), Barella, Di Lorenzo; Pellegrini (46′ Frattesi); Raspadori (75′ Scamacca), Retegui

Pelatih: Luciano Spalletti