BERITA BOLA

Jejak Karier Egy Maulana Vikri: Dari Persab Brebes, ke Eropa, dan Kini di Dewa United

Jejak Karier Egy Maulana Vikri: Dari Persab Brebes, ke Eropa, dan Kini di Dewa United

Jejak Karier Egy Maulana Vikri: Dari Persab Brebes, ke Eropa, dan Kini di Dewa United.

Jamgoal.comEgy Maulana Vikri resmi bergabung dengan Dewa United untuk mengarungi putaran kedua BRI Liga 1 2022/2023. Setelah meniti karier di Eropa mulai 2018 lalu, kini Egy Maulana menjajal petualangan baru di Indonesia.

Masa depan Egy Maulana sudah menjadi spekulasi sejak Piala AFF 2022 lalu. Ketika itu, Egy Maulana mengumumkan berpisah dengan FC Vion Zlate dan bakal mengumumkan klub barunya usai membela Timnas Indonesia.

Pemain 22 tahun sempat dikaitkan dengan beberapa klub, baik Indonesia maupun luar negeri. Pada akhirnya, pemain berposisi winger kanan tersebut memilih berlabuh ke Dewa United.

Egy Maulana punya jejak karier yang mentereng pada level junior. Dia menjadi andalan Timnas Indonesia dan sempat bermain di Eropa. Yuk simak perjalanan karier Egy Maulana selengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.

Dimulai dari Ragunan dan Persab Brebes

Karier sepak bola Egy Maulana Vikri dimulai di SKO Ragunan. Sebelum itu, pemain kelahiran Medan tersebut juga pernah menimba ilmu di ASIOP Apacinti dan TASBI Soccer School.

Pada 2016, tim Persab Brebes memboyong tim dari SKO Ragunan untuk bermain di Piala Suratin U-17. Ketika itu, Persab diperkuat Egy Maulana Vikri. Selain Egy, ada juga Witan Sulaiman dan Kadek Raditya.

Persab menang dengan skor 4-1 atas Askot PSSI Balikpapan pada laga final dan menjadi juara. Gelar itu makin sempurna karena Egy memborong gelar pemain terbaik dan top skor dengan catatan 22 gol yang dicetaknya.

Di Timnas Indonesia Sejak U-16

Nama Egy Maulana Vikri sudah menjadi bagian dari skuad Timnas Indonesia sejak kelompok usia di bawah 16 tahun. Pada 2014, Egy bermain untuk Timnas Indonesia U-16.

Setelah itu, Egy rutin membela Timnas Indonesia pada level U-19. Egy ambil bagian pada Piala AFF U-19 edisi 2017 dan 2019. Pada edisi 2017, walau gagal memberikan gelar juara, Egy menjadi top skor dengan catatan delapan gol.

Egy kemudian juga bermain reguler untuk Indonesia U-23. Egy tercatat pernah bermain pada dua edisi SEA Games yakni pada 2019 dan 2021. Hanya saja, seperti pada level U-19, Egy belum mampu meraih gelar juara.

Bersinar di Toulon Turnamen 2017

Pada 2017, Timnas Indonesia U-19 ambil bagian di Toulon Turnamen. Ini adalah salah satu turnamen bergengsi di dunia dan telah melahirkan banyak pemain top. Egy Maulana Vikri masuk dalam skuad Indonesia U-19.

Indonesia U-19 racikan Indra Sjafri sulit bersaing di Toulon. Garuda Muda selalu kalah dari tiga laga fase grup yang dimainkan. Indonesia kalah dari Rep. Ceko, Brasil, dan Skotlandia.

Namun, Egy pulang dengan trofi Jouer Revelation Trophee. Ini adalah gelar untuk pemain yang di anggap paling berpengaruh di tim. Cristiano Ronaldo dan Zinedine Zidane pernah meraih gelar tersebut.

Karier Profesional Pertama di Polandia

Setelah tampil dominan pada kelompok usia, Egy Maulana Vikri mengambil langkah penting pada 2018. Egy mulai meniti karier pada level profesional dan memilih Lechia Gdansk sebagai klub pertamanya.

Egy mendapat kontrak berdurasi tiga tahun dari Lechia Gdansk. Bermain di level yang sangat tinggi, pada usia yang sangat muda, membuat Egy sulit mendapat menit bermain di tim utama Lechia Gdansk.

Bersama Lechia Gdansk, Egy meraih gelar Polish Cup dan SuperCup. Akan tetapi, kontribusinya untuk tim tidak begitu signifikan jika patokannya adalah menit bermain.

Bertahan di Eropa, Pindah ke Slovakia

Egy Maulana Vikri belum menyerah menit karier di Eropa ketika di lepas Lechia Gdansk pada akhir musim 2020/2021. Lalu Egy melanjutkan petualangan di Eropa dengan pindah ke FK Senica, klub Slovakia.

Egy menunjukkan catatan yang cukup apik bersama FK Senica. Dia memainkan 20 laga pada musim 2021/2022 dan mencatatkan dua gol di Super League. Bahkan, Egy sempat meraih gelar AFC International Player of The Week.

Pada musim 2022/2023, Egy memutuskan pindah ke FC Vion Zlate Moravce. Berbeda dengan di FK Senica, kali ini Egy sulit mendapat menit bermain. Egy memutuskan untuk meninggalkan klub pada akhir 2022 lalu.

Pulang ke Indonesia Bersama Dewa United

Setelah cukup lama memicu spekulasi usai meninggalkan FC Vion, Egy di umumkan sebagai pemain baru Dewa United pada Senin (30/1/2023) pagi WIB. Egy akan jadi bagian dari skuad Dewa United untuk putaran kedua BRI Liga 1 2022/2023.

“Kami intens berkomunikasi dengan Egy setelah kontraknya di klub Slovakia berakhir. Kami berbicara banyak hal tentang Dewa United FC dan Egy pun menyatakan kesiapannya bergabung dengan tim ini,” CEO Dewa United FC, Ardian Satya Negara.

Sementara itu, Egy telah membela Timnas Indonesia pada level senior sejak 2018 lalu. Sejauh ini, Egy memiliki 17 caps dan mencetak lima gol. Egy telah bermain pada dua edisi Piala AFF bersama Skuad Garuda.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *