BERITA BOLA

Brahim Diaz Cinta AC Milan, tapi Masa Depannya di San Siro Malah Gelap

Brahim Diaz Cinta AC Milan, tapi Masa Depannya di San Siro Malah Gelap

Brahim Diaz Cinta AC Milan, tapi Masa Depannya di San Siro Malah Gelap Jamgoal.net, Jakarta – Masa depan bintang AC Milan. Brahim Diaz masih belum menemui titik terang. Pemain asal Spanyol itu belum tahu bakal tetap bertahan di San Siro atau pergi musim panas nanti. Brahim Diaz berada di tahun ketiga di AC Milan dari kesepakatan pinjamannya dan masa depannya akan di putuskan pada akhir musim. Ia berstatus pinjaman dari Real Madrid.

Sementara Rossoneri memiliki opsi untuk membeli pada bulan Juli seharga 22 juta euro. Sang pemain sebenarnya masih cinta dengan AC Milan. Termasuk penampilan menawan saat mencetak satu gol dan dua assist saat melawan Sampdoria pada lanjutan Serie A, Sabtu (20/5/2023) waktu setempat. “Saya sangat senang di sini, tapi saya tidak tahu harus berkata apa tentang masa depan,” kata Brahim Diaz di kutip dari Football Italia.

Brahim Diaz Tak Kembali ke Madrid

Meski berstatus pemain Real Madrid yang sedang di pinjam AC Milan. Diaz bakal tetap pergi dari Santiago Bernabeu jika kontraknya sudah habis. Madrid perlu menjualnya ke Borussia Dortmund, sebagai bagian dari pertukaran untuk Jude Bellingham. “Itu untuk berterima kasih kepada semua penggemar atas apa yang mereka lakukan untuk kami minggu ini. Saya merasakannya dengan hati saya, ada dua pertandingan tersisa musim ini dan saya ingin memberikan segalanya untuk tim ini,” lanjut dia.

Perjalanan Masih Panjang

“Saya masih muda, jadi masih perlu menjadi dewasa dan saya berterima kasih kepada pelatih karena telah melakukan pekerjaan yang luar biasa untuk terus tumbuh. Kami selalu bersatu, di saat-saat baik dan buruk,” kata Brahim Diaz. “Saya tahu kualitas saya, saya selalu memberikan segalanya, saya bekerja dalam pelatihan tentang apa yang perlu saya tingkatkan.”

Sedih Tersingkir dari Liga Champions

Brahim Diaz rupanya juga masih sedih dan kecewa atas kegagalan AC Milan di semifinal Liga Champions. Rossoneri kalah agregat 0-3 dari musuh bebuyutan Inter Milan, dan ia merasa menyia-nyiakan sejumlah peluang. “Saya ingin mencetak gol, tentu saja saya menyesali kesempatan yang saya buat salah. Tetapi sepak bola selalu memberi kesempatan lain,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *