Derby Manchester Old Trafford: 5 Pelajaran di Balik Hasil Duel Man Utd vs Man City
JAMGOAL Derby Manchester kembali menyajikan drama besar ketika Manchester United menumbangkan Manchester City 2-0 pada pekan ke-22 Liga Inggris 2025/2026. Laga yang digelar di Old Trafford, Sabtu (17/01/2026), menjadi panggung awal yang mengesankan bagi Michael Carrick.
Gol-gol di babak kedua dari Bryan Mbeumo dan Patrick Dorgu memastikan kemenangan Setan Merah atas rival sekotanya. Hasil ini langsung mengubah atmosfer Old Trafford menjadi lautan euforia.
Sejak menit awal, United tampil agresif dan berani menekan City. Tekanan itu akhirnya berbuah manis setelah berbagai momen krusial mewarnai pertandingan.
Kemenangan ini bukan sekadar soal tiga poin bagi United. Ada beberapa pelajaran penting yang bisa dipetik dari duel panas di Theatre of Dreams.
VAR Mencuri Perhatian di Derby Manchester
Aksi Bruno Fernandes (kanan) di laga Manchester United vs Manchester City, Sabtu (17/01/2026). (c) AP Photo/Dave ThompsonTeknologi VAR kembali menjadi sorotan utama sepanjang laga ini. Sejumlah keputusan penting memengaruhi jalannya pertandingan, terutama di babak pertama.
United sempat merayakan gol Amad Diallo, namun VAR menganulirnya karena pelanggaran dalam proses build-up. Tak lama berselang, gol Bruno Fernandes juga dibatalkan akibat posisi offside yang sangat tipis.
Kontroversi terbesar hadir lewat tekel keras Diogo Dalot terhadap Jeremy Doku. Meski terlihat berbahaya, VAR hanya merekomendasikan kartu kuning dan membuat City merasa dirugikan.
Keputusan-keputusan tersebut menambah panasnya atmosfer derby. VAR kembali membuktikan bahwa kehadirannya bisa menjadi penentu arah cerita sebuah laga besar
Donnarumma Tetap Bersinar Meski Kalah
Momen penyerang Man United, Bryan Mbeumo (kiri) mencetak gol ke gawang Manchester City yang dikawal Gianluigi Donnarumma, 17 Januari 2026. (c) AP Photo/Dave ThompsonGianluigi Donnarumma datang ke Liga Inggris dengan reputasi kelas dunia. Di Old Trafford, ia menunjukkan kualitasnya meski akhirnya harus memungut bola dari gawangnya dua kali.
Kiper asal Italia itu tampil solid di babak pertama dengan beberapa penyelamatan krusial. Ia menjadi alasan utama City mampu bertahan dari gempuran awal United.
Momen terbaik Donnarumma hadir di awal babak kedua saat ia melakukan penyelamatan ganda untuk menggagalkan peluang Amad Diallo dan Casemiro. Aksi tersebut menunjukkan refleks dan ketenangan kelas elite.
Meski akhirnya tak mampu menahan gol Mbeumo dan Dorgu, Donnarumma bukanlah penyebab kekalahan City. Penampilannya justru menjadi salah satu titik terang di kubu tim tamu.
City Tertekan dalam Perburuan Gelar Liga Inggris
Duel Lisandro Martinez dengan Erling Haaland di laga Manchester United vs Manchester City, Sabtu (17/01/2026). (c) AP Photo/Dave ThompsonKekalahan di Derby Manchester membawa dampak besar bagi Manchester City. Hasil ini membuat posisi mereka dalam perburuan gelar Liga Inggris semakin tertekan.
City datang ke Old Trafford dengan harapan memangkas jarak dengan pemuncak klasemen. Namun kekalahan ini justru membuka peluang bagi rival-rival mereka menjauh.
Arsenal kini berada di posisi menguntungkan dengan keunggulan sembilan poin jika mampu memenangkan laga mereka. Situasi ini jelas menjadi tekanan tambahan bagi Pep Guardiola dan skuadnya.
Dengan sisa musim yang masih panjang, City dituntut tampil sempurna. Setiap kehilangan poin kini terasa jauh lebih mahal dalam persaingan juara.
Kembalinya Mainoo Memberi Harapan Baru
Gelandang Manchester United, Kobbie Mainoo (c) AP Photo/Dave ShoplandSalah satu sorotan positif bagi United adalah kembalinya Kobbie Mainoo ke starting XI. Gelandang muda itu kembali mendapat kepercayaan setelah minim menit bermain sebelumnya.
Di bawah asuhan Michael Carrick, Mainoo tampil percaya diri dan disiplin di lini tengah. Kehadirannya membantu United menjaga keseimbangan permainan.
Kembalinya Mainoo juga menjadi sinyal perubahan arah kebijakan di tubuh tim. Ia diprediksi akan mendapat peran lebih besar di paruh kedua musim.
Bagi para pendukung United, ini menjadi kabar menggembirakan di tengah momentum positif tim. Mainoo berpotensi menjadi bagian penting dari proyek baru Carrick.
Start Sempurna Michael Carrick di Manchester United
Michael Carrick pada laga pekan ke-22 Premier League antara Manchester United vs Man City di Old Trafford (c) AP Photo/Dave ThompsonDerby Manchester menjadi ujian berat bagi Michael Carrick di awal masa kepelatihannya. Namun ia menjawab tantangan itu dengan cara yang sempurna.
United tampil agresif, terorganisasi, dan penuh determinasi sejak menit pertama. Strategi Carrick terbukti efektif meredam permainan City.
Gol Bryan Mbeumo membuka keunggulan yang memang layak didapatkan United. Patrick Dorgu kemudian memastikan kemenangan dengan penyelesaian klinis di menit ke-76.
Kemenangan ini menjadi modal kepercayaan diri besar bagi Carrick dan timnya. Old Trafford pun kembali bergemuruh, menandai awal era baru yang penuh harapan.